BOILER VERTICAL

Fabrikasi Steam Boiler

FABRIKASI BOILER STEAM   INDONESIA                   

PT indira mitra boiler  mendirikan fabrikasi boiler di indonesia adalah ,cara memahami bagian bagian dari boiler akan memudahkan kita untuk memahami proses nya sistem kerjanya dari boiler. boiler adalah yang menjadi media untuk memindahkan kandungan energi panas dari bahan bakar ke air memiliki dua lingkup komponen besar penyusun komponen yang mendukung proses pembakaran komponen  berhubung dengan fase dari air menjadi uap atau bisa juga menjadikan steam.

Boiler atau  ketel uap adalah suatu perangkat mesin yang berfungsi untuk mengubah air menjadi uap. steam Proses perubahan air menjadi uap  steam terjadi dengan memanaskan air yang berada didalam pipa-pipa yang di rancang di dalam tank boiler , dengan memanfaatkan panas dari hasil pembakaran bahan bakar Pembakaran dilakukan secara contizue didalam ruang bakar dengan mengalirkan bahan bakar dan udara dari luar. Uap yang dihasilkan boiler adalah uap superheat dengan tekanan dan temperatur yang tinggi. Jumlah produksi uap tergantung pada luas permukaan pemindah panas, laju aliran, dan panas pembakaran yang diberikan. pada Boiler yang konstruksinya terdiri dari pipa-pipa berisi air disebut dengan water tube boiler atau steam boiler . Pada unit pembangkit, boiler juga biasa disebut dengan steam generator (pembangkit uap) mengingat arti kata boiler hanya pendidih, sementara pada kenyataannya dari boiler  steam dihasilkan uap superheatbertekanan tinggi.Ditinjau dari bahan bakar yang digunakan, maka PLTU dapat dibedakan menjadi : PLTD solar ,PLTD gas CNG ,PLTD gas LPG

Jenis PLTD   solar atau gas  masih dapat dibedakan berdasarkan proses pembakarannya, yaitu PLTU dengan pembakaran batu bara bubuk (Pulverized Coal / PC Boiler) dan PLTU dengan pembakaran batu bara curah (Circulating Fluidized Bed). Perbedaan antara PLTD   solar  dengan PLTU minyak atau gas adalah pada peralatan dan sistem penanganan dan pembakaran bahan bakar serta penanganan safetynya  lebih aman dan sederhana  dibanding  bahan bakarnya memakai batu bara.

Ditinjau dari tekanan ruang bakar boilernya, PLTD  dapat dibedakan menjadi:

  • PLTD dengan pressurisete
  • PLTD dengan Balanced Draft Boiler
  • PLTD dengan Vacuum Boiler

Sistem pengaturan tekanan ruang bakar (furnace pressure) biasa disebut draft atau tekanan statik  didalam ruang bakar dimana proses pembakaran bahan bakar berlangsung.  PLTD dengan pressurised boiler (tekanan ruang bakar positif) digunakan untuk pembakaran bahan bakar minyak atau gas. Tekanan ruang bakar yang positif diakibatkan oleh hembusan udara dari kipas tekan paksa (Forced Draft Fan, FDF). Gas buang keluar dari ruang bakar ke atmosfer karena perbedaan tekanan.

PLTD dengan Balanced Draft Boiler (tekanan berimbang) biasa digunakan untuk  bahan pembakaran bahan bakar gas atau solar . Tekanan ruang bakar dibuat sedikit dibawah tekanan atmosfir, biasanya sekitar –10 mmH2O. Tekanan ini dihasilkan dari pengaturan dua buah kipas, yaitu kipas hisap paksa (Induced Draft Fan, IDF) dan kipas tekan paksa  pumpa berfungsi untuk menyuplai udara pembakaran menuju ruang bakar (furnace) di boiler, pumpa dan solonoid  berfungsi untuk menghisap gas dari ruang bakar dan membuang ke atmosfir melalui cerobong. Sedangkan PLTD  dengan vacum boiler tidak dikembangkan lagi, sehingga saat ini tidak ada lagi yang menerapkan PLTU dengan boiler bertekanan negatif.

Siklus Air di Boiler

Siklus air merupakan suatu mata rantai rangkaian siklus fluida kerja. Boiler mendapat pasokan fluida kerja air dan menghasilkan uap  panas sampai menjadi steam untuk dialirkan ke turbin. Air sebagai fluida kerja diisikan ke boiler menggunakan pompa air pengisi dengan melalui economiser dan ditampung didalam steam drum boiler tersebut.Economiser adalah alat yang merupakan pemanas air terakhir sebelum masuk ke drum atau kedalam boilers . Di dalam economiser air menyerap panas gas buang yang keluar dari superheater sebelum dibuangke atmosfir melalui cerobong.

CARA KERJA BOILER
 Boiler pada intinya adalah alat atau mesin  pemanas cairan (biasanya air) agar berada di atas titik didihnya sehingga ia menjadi uap atau menjadi steam .Untuk memanaskan nya ada beberapa tipe boiler – fire tube , boiler steam , hot water . di mana api berada dalam tubing-tubing dengan cairan berada di luar.– water tube atau boiler steam  di mana sebaliknya, air berada dalam tubing dengan api berada di luar bahan bakar minyak tanah atau solar di pompa dengan tekanan tinggi dan keluar dalam bentuk kabur pada ujung spuyer, di atas spuyer ada diode tegangan tinggi untuk memberikan api supaya minyak yg keluar terbakar, biasanya dibelakang boiler ada photosel yang untuk memonitor  cahaya api dari burner nya tersebut. untuk memonitor api sudah terbakar apa belum kalau tidak terbakar photo sel ini akan mematikan semua mesin bolier agar tidak terjadi semburan minyak yg tidak terbakat, dan  sangat berbahaya  Oke kita coba boiler untuk steam turbin (turbin uap)Boiler umumnya terdiri dari :-Ruang pembakaran : tempat bahan bakar dibakar -boiler drum : menampung air demineralized mengalirkannya ke tube dan menampunguap jenuh yang kembali.-economiser : water tube, posisinya paling jauh dari sumber panas, fungsinya  memanaskan air dengan sisa panas agar efisiensi kalor baik.
evaporator : water tube yang fungsinya menguapkan air, posisinya biasanya di “tengah”-superheater : fungsinya memanaskan uap air menjadi superheated steam (uap panaslanjut)-Turbin uap : fungsinya merubah energi panas menjadi energi gerak.-condenser : fungsinya merubah fasa uap menjadi air kembali Naaahh….urutan prosesnya spt ini  
1.  Air demineralized (air tanpa kandungan mineral/air murni) dipompakan ke boiler daricondenser (kita bicara boiler turbin uap yg siklus airnya tertutup) dengan pompa melalui pipa economiser, di economiser , air menerima panas tapi belum menguap/msh fas air.2. Air tsb masuk ke boiler drum dan diteruskan ke seluruh water tube evaporator untuk dirubah fasanya menjadi uap atu menjadi steam  jenuh (uap atau steam  waktu seperti orang biasa lagi merebus air dalam panci  wkt ngerebus air) / (saturated steam)dan kembali lagi ke boiler drum. 
2. Uap di boiler drum dialirkan (uap melalui saluran diatas, sedangkan kan air dibawah) kesuperheater tube yg     berada paling dekat dgn sumber panas utk merubah uap jenuh  menjadi uap panas lanjut (superheated steam) 
3.  superheated steam kemudian  dialirkan ke steam turbin untuk menggerakkan blade turbin. 
4 .  stelah melalui turbin temperatur uap menurun/begitu juga enthalpy nya, fasanya berubah kembali ke uap jenuh         & mengalir ke condenser. 
6.  di condenser fasanya dirubah kembali ke fasa cair dan kemudian dipompakan kembalike boiler.

Scroll to Top